MILAN — Serie A menegaskan kebangkitan daya belanjanya setelah tercatat sebagai liga dengan pengeluaran transfer terbesar kedua di Eropa pada bursa musim panas 2026, dengan total 845,9 juta pound.
Angka tersebut hanya kalah dari Liga Inggris, yang masih memimpin sebagai pasar paling dominan di benua biru.
Selisih Jauh dari Liga Besar Lainnya
Belanja Serie A meninggalkan tiga liga besar lain dengan jarak yang cukup lebar.
LaLiga berada di posisi berikutnya dengan 616,2 juta pound, disusul Bundesliga 507,6 juta pound, dan Ligue 1 sebesar 494,1 juta pound.
Pengeluaran Bersih Tertinggi di Eropa
Yang lebih menarik, Serie A justru mencatatkan net spend atau pengeluaran bersih tertinggi setelah memperhitungkan hasil penjualan pemain, yakni 256,8 juta pound.
Artinya, klub-klub Italia benar-benar menambah investasi ke skuad mereka, bukan sekadar memutar uang dari transaksi jual beli.
Milan dan Juventus Jadi Motor Belanja
Di internal Serie A, AC Milan menjadi klub paling agresif di pasar transfer musim panas ini, diikuti Juventus di posisi kedua.
Tren belanja tersebut menjadi indikator bahwa persaingan Scudetto musim ini berpotensi kembali melibatkan nama-nama besar yang selama beberapa tahun terakhir tertahan oleh keterbatasan finansial.